MSI, WAJO — Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Mu’minin (Damu) As’adiyah Doping akan menggelar perayaan Haflah Akhirussanah, Kamis, 21 Mei mendatang.

Kegiatan itu berlangsung di Doping Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo. Dihadiri oleh Bupati Wajo Andi Rosman, Kepala Kemenag Wajo, Muh Subhan, PP As’adiyah Sengkang, jajaran pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta para orangtua atau wali santri.

Halfah akhirussanah merupakan tradisi uang sangat lekat dengan institusi pendidikan Islam di Indonesia, seperti Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah (Madin), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Pimpinan Ponpes Damu As’adiyah Doping, KM. H. Agustan Ranreng mengatakan, tradisi ini bukan sekadar perpisahan, tetapi menjadi tanda lahirnya generasi qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

“Kegiatan ini merupakan Bentuk terima kasih kepada Allah SWT atas kelancaran proses belajar selama satu tahun ajaran penuh 2025/2026,” ujarnya, Kamis, 14 Mei.

Agustan menjelaskan, momentum Akhirussanah bukanlah garis finis dari sebuah perjalanan pendidikan.

Namun sebaliknya, merupakan batu loncatan yang penting melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan bekal iman dan ilmu yang telah didapat.

“Karena itulah pentingnya pembentukan karakter santri berbasis pada nilai-nilai pondok pesantren,” tuturnya.

Pada tahun ajaran 2025/2026 ini, Ponpes Damu As’adiyah Doping nantinya akan melepas sebanyak 133 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.

Tak hanya itu, pihak Ponpes akan memberikan hadiah umroh gratis bagi orangtua atau wali santri yang beruntung.