MSI, WAJO – Ribuan warga, pelajar, dan santri memadati jalan-jalan utama di Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, untuk mengikuti Pawai Hijratul Rasul 1 Muharram 1448 H, Selasa, 16 Juni.
Agenda syiar Islam berskala besar ini diinisiasi oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Mu’minin (Damu) As’adiyah Doping sekaligus sebagai rangkaian perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-23 lembaga pendidikan tersebut.
Kegiatan kolosal ini mengusung tema motivasi peradaban umat melalui ukhuwah Islamiyah.
Acara pelepasan peserta pawai dipusatkan di area Kelurahan Doping dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, kelompok santri, barisan Majelis Ta’lim, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum di wilayah Kabupaten Wajo.
Pimpinan Ponpes Damu As’adiyah Doping, Agustan Ranreng menyampaikan, pawai ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum refleksi sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW.
Namun sekaligus merayakan 23 tahun kiprah pesantren dalam merawat tradisi dan membangun generasi Qur’ani di Bumi Lamaddukelleng.
“Melalui pawai ini. Kita menanamkan kecintaan pada sejarah Islam, merefleksikan nilai-nilai hijrah (perubahan menuju kebaikan), dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Sepanjang rute pawai, gemuruh selawat badar dan lagu religi Islam dikumandangkan oleh para peserta yang tampil kreatif mengenakan busana muslim, seragam santri, hingga ornamen islami.
Kemeriahan acara semakin memuncak dengan adanya pembagian kupon doorprize massal.
Pihak panitia menyediakan deretan hadiah menarik guna memotivasi antusiasme warga, dengan hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor, sepeda, serta perlengkapan rumah tangga lainnya.
Acara pawai ini turut dikawal ketat oleh aparat keamanan setempat demi memastikan arus lalu lintas berjalan kondusif.
Agenda pembuka ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian perlombaan keagamaan, seni islami, dan olahraga yang akan berlangsung di kompleks Ponpes Damu hingga beberapa hari ke depan.
