MSI, WAJO — Suasana penuh keberkahan menyelimuti Masjid Daarul Mu’minin (Damu), Ponpes Damu As’adiyah Doping, Jumat, 17 April.
Sebanyak 26 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) As’adiyah No. 198 Lamattoanging, Kelurahan Minangae Kecamatan Sajoanging, melaksanakan kunjungan silaturahim.
Kedatangan rombongan yang didampingi langsung pembina dan para orang tua santri ini disambut hangat jajaran pembina. Termasuk para santri Ponpes Damu As’adiyah Doping.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim sekaligus memberikan pengenalan langsung mengenai kehidupan dunia pesantren kepada para santri MDTA.
Dalam sambutannya, mewakili pembina MDTA Lamattoanging, KM. Mahyuni, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penyambutan yang luar biasa.
Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan upaya menjemput keberkahan.
“Tujuan utama kami adalah bersilaturahim. Kami berharap kunjungan ini membawa berkah bagi anak-anak kami. Semoga sapaan kasih ini menjadi pembuka jalan agar kelak santri-santri kami bisa melanjutkan pendidikan dan bergabung menjadi keluarga besar Pondok Pesantren Daarul Mu’minin,” ujar KM. Mahyuni.
Setelah sesi penyambutan, para santri diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas pesantren guna memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan belajar di pondok.
Pimpinan Ponpes Damu As’adiyah Doping, KM. Agustan Ranreng, dalam arahannya menekankan bahwa pesantren adalah tempat terbaik untuk menempa karakter.
Dirinya memaparkan tiga pilar utama di pondoknya, kemandirian, kesederhanaan, dan pengajaran kitab kuning.
“Keberkahan ilmu itulah yang akan mengantarkan anak-anak kita menuju masa depan yang gemilang. Kami berterima kasih atas kepercayaan para orang tua. Di sini, santri dididik untuk kuat secara mental dan matang secara ilmu agama,” ungkap beliau.
Menambah antusiasme para wali santri, Agustan Ranreng menyampaikan, kabar gembira mengenai program kesejahteraan bagi orang tua santri.
“Mulai bulan maulid mendatang, kita akan memulai program undian umrah gratis setiap tahun khusus bagi para wali santri yang memondokkan anaknya di sini,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahim ini diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama, menandai kuatnya sinergi antara madrasah diniyah dan pondok pesantren dalam mencetak generasi Islam yang unggul.
