MSI, WAJO — Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping di Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo melaksanakan bimbingan tahsin dan tilawah.
Kegiatan tersebut di gelar selama 2 hari, di mulai Sabtu, 4 April. Pesertanya dari Kelas 7 dan 8 Madrasah tsanawiyah (MTs) serta Kelas 10 dan 11 Madrasah Aliyah (MA).
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping menghadirkan pemateri KM. Ilham Hidayatullah untuk tahsin qiraah atau perbaikan bacaan Al-Quran. Kemudian, Tilawah oleh KM. Baso Hardi Haeruddin.
Pimpinan Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping, KH. Agustan Ranreng menjelaskan, bimbingan tahsin dan tilawah adalah program pembinaan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an agar benar secara kaidah tajwid dan indah secara seni suara.
“Untuk tahsin, pemateri berfokus pada perbaikan teknis bacaan agar sesuai dengan makhraj (tempat keluarnya huruf) dan hukum tajwid untuk menghindari kesalahan makna,” ujarnya.
Sedangkan, Tilawah berfokus pada kelancaran membaca sambil menghayati makna, serta sering dikaitkan dengan seni melagukan bacaan (nagham).
“Ini agar lantunan ayat-ayat Al-Quran terdengar indah,” ucapnya.
Agustan menambakan, bahwa membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar adalah sebuah kewajiban bagi setiap Muslim agar makna yang terkandung tidak berubah.
Melalui bimbingan ini, diharapkan para peserta tidak hanya sekadar bisa membaca, tetapi mampu menjadi pembaca Al-Qur’an yang tartil dan indah, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
“Momentum itu dilaksanakan untuk mengisi kegiatan santri selama ujian As’adiyah kelas akhir,” tutupnya.

