MSI, WAJO — Pasar Tosora di Desa Tellulimpoe Kecamatan Majauleng dibangun pada tahun 2024 lalu dianggap sebagai proyek gagal. Lantaran turunnya aktivitas jual beli, akibat akses jalan yang rusak.
Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Wajo, Amran usai melaksanakan kunjungan konstituen di wilayah Majauleng, Senin, 26 Januari.
“Terkesan asal dipindahkan saja,” ujarnya.
Diketahui, pembangunan Pasar Rakyat Tosora di Dusun Aka merupakan proyek Tugas Pembantuan dengan nilai pagu Rp2.735.900.000 di APBN 2024 melalui Kementerian Perdagangan.
Persoalan muncul usai pedagang di relokasi dari pasar lama di Dusun Palekoreng ke pasar baru Dusun Aka. Warga dari Desa Tellulimpoe, Tua, dan Tosora mengeluhkan penurunan drastis aktivitas jual beli.
Amran menyebutkan, dari keluhan masyarakat dari 3 tiga desa tersebut menyoroti jauhnya akses jalan yang rusak parah.
“Jangan sampai pembangunan ini hanya berorientasi pada proyek, sementara masyarakat jadi korban. Saya akan dorong perbaikan jalan agar ekonomi warga kembali bergerak,” tegas legislator dari Partai Gelora ini.
