MSI, WAJO — Pemkab Wajo memantapkan pelaksanaan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional tahun 2025 di Kabupaten Wajo.

Hal tersebut diutarakan oleh Bupati Wajo, Andi Rosman, Kata dia, MQK pertama harus terlaksana dengan mantap.

Olehnya itu, digelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Lounge Kantor Bupati Wajo, Selasa, 23 September.

“Kami sampaikan pentingnya sinergi semua pihak. Tujuan utama rapat iadalah memastikan MQK berjalan efektif, lancar, dan sukses,” ujarnya.

Rapat itu membahas strategi pelaksanaan, koordinasi antar lembaga, hingga potensi tantangan yang mungkin muncul dalam penyelenggaraan MQK.

“Kita ingin membangun sinergi antar lembaga serta organisasi yang terlibat, agar pelaksanaan acara internasional ini bisa menjadi kebanggaan bersama,” jelasnya.

MQK Internasional bukan hanya menjadi momentum peningkatan kualitas keilmuan Islam, melainkan juga sarana memperkuat posisi Wajo sebagai pusat pengembangan literasi Islam di kawasan timur Indonesia.

Kegiatan ini sendiri dinilai sebagai ajang berharga bagi para santri dari berbagai daerah di tanah air bahkan dari kawasan Asia Tenggara untuk memperdalam dan merayakan warisan keilmuan Islam.

Pemkab Wajo optimis penyelenggaraan MQK Internasional pertama tahun 2025 dapat berjalan baik dan memberikan dampak positif, baik bagi pengembangan ilmu keislaman maupun bagi citra Wajo di tingkat nasional dan internasional.